Get live statistics and analysis of SimpleMan's profile on X / Twitter

Life is simple, stop making it complicated.
The Entertainer
Meet SimpleMan, the digital storyteller with a knack for spine-chilling tales that keep followers on the edge of their seats! With a staggering 10,024 tweets, they believe life should be simple, yet manage to spin horror narratives that are anything but straightforward.
Oh SimpleMan, with your 10,024 tweets about horror stories, the only thing scarier than your tales might just be the number of times you've reminded us that 'life is simple' — I mean, is it really, or are we just scared of your tweets?
SimpleMan's biggest win is their viral success with horror storytelling, amassing hundreds of thousands of likes and retweets, proving that sometimes simplicity really does capture the chilling essence of fear!
SimpleMan's life purpose is to entertain and engage audiences via thrilling narratives, providing a platform for shared horror experiences that connect and captivate.
SimpleMan values creativity and straightforwardness, believing that while life is simple, storytelling can weave complexity that provokes thought and sparks conversations.
SimpleMan's greatest strength lies in their ability to generate high engagement with thrilling suspense and relatable themes, creating a loyal following that craves their next chilling story.
The desire for simplicity may lead to underestimating the complexities of audience engagement strategies and missing out on broader themes that could attract a wider following.
To grow their audience on X, SimpleMan should consider diversifying their content with behind-the-scenes insights into their storytelling process or engaging followers with horror-themed polls and questions that draw them into the narrative.
Fun fact: SimpleMan has mastered the art of horror storytelling in 280 characters or less, proving that brevity is the soul of wit (and terror)!
Top tweets of SimpleMan
Replying to @SimpleM81378523
observasi berakhir ketika pak Prabu mengantar rombongan kembali ke rumah beliau. ketika kembali, Wahyu dan Anton bertanya, dimana kamar mandi, ia tidak menemukan tempat itu di tempat mereka menginap, rupanya, setiap rumah di desa ini tidak ada satupun yang punya kamar mandi.
Replying to @SimpleM81378523
ketika, mbah Tamin berdiri di depan Sri, ia seraya bertanya, apakah petuah beliau sudah di jalankan. Sri hanya diam, bibirnya gemetar, Dini lah yg berinisiatif mengambil situasi, ia berucap lirih. "mbah, sampeyan mambengi mboten mantok ta" (mbah, bukanya semalam, anda pulang)
Replying to @SimpleM81378523
Lanjut gak?? jadi cuma ngasih tau. cerita ini sangat panjang, karena gw harus menulis sedetail mungkin setiap kejadian selama 6 minggu itu. gw gak mau kehilangan setiap detail pengalaman si pencerita. btw, waktu denger ini, gw itu lemes tiap ingat waktu di ceritain lebaran lalu
Replying to @SimpleM81378523
waktu itu siang hari, Widya sedang mengerjakan prokernya yang sudah tertunda beberapa hari, Wayu mendekati Widya, ia menawarkan kesempatan untuk keluar desa sementara karena harus membeli perlengkapan untuk progress kerjanya yang harus di beli di kota. "Melu mboten?" (ikut gak?)
Replying to @SimpleM81378523
Nur segera merapikan tempat tidurnya, hidup merantau demi menyelesaikan pendidikanya di universitas yang sudah menjadi impianya sejak kecil kini tinggal menunggu bulan demi bulan. hanya tinggal menyelesaikan tugas terakhirnya, salah satunya, adalah tugas pengabdian pd masyarakat
Replying to @SimpleM81378523
-2001- "yakin, awakmu budal gok ibu kota, kok gak nggolek gok kene ae, idekkan, bekne onok sing butuh" (kamu yakin mau pergi ke ibu kota, kenapa gak nyari sekitaran sini, yg deket aja dulu, kali aja tenaga kamu di butuhkan) Sri terdiam, butuh waktu untuk mencerna kalimat bapak
Replying to @SimpleM81378523
benar kata ibunya tempo hari. "Banyu semilir mlayu nang etan," (air selalu mengalir ke arah timur) yang memiliki makna, bahwa timur adalah tempat dimana semua di kumpulkan menjadi satu, antara yang buruk dan yang paling buruk, dan kini, Widya harus tinggal di hutan paling timur
Replying to @SimpleM81378523
mbah Tamin berdiri, ia seakan memberi tanda agar Sri dan yg lain mengikutinya. ia berjalan disamping sisi rumah, banyak sekali potongan kayu yg di susun, memang, rumah ini terlihat mengerikan, dengan pencahayaan yg hanya dari lampu petromax, selain itu, kegelapan, ada dimana-mana
Replying to @SimpleM81378523
"ngeten mbak, kulo bade tandet, sampean purun, nyambut ten mriki, soale, onok pantangan'e, nak sampeyan purun, pantangane ra isok di cabut maneh" (begini mbak, saya mau tanya dulu, anda setuju bekerja disini, karena ada larangan keras bila anda sudah menerimannya, larangannya-
Replying to @SimpleM81378523
sebelum gw memulai semuanya. gw sedikit mau menyampaikan beberapa hal. sebelumnya, penulis tidak mendapat ijin untuk memposting cerita ini dari yang empunya cerita, karena beliau memiliki ketakutan sendiri pada beberapa hal, yang meliputi kampus, dan desa tempat KKN di adakan.
Replying to @SimpleM81378523
antar ke tempat dimana nanti kalian tinggal) di tengah kebingungan itu, Ayu menegur Widya. "maksudmu opo to Wid, takon koyok ngunu? garai sungkan ae" (maksudnya bagaimana tah Wid, kok kamu tanya seperti itu, buat saya sungkan saja kamu) di situ, Widya menyadari, ada yang salah.
Replying to @SimpleM81378523
akan sangat di rahasiakan. jadi buat teman-teman yang membaca cerita ini, yang mungkin tahu, atau merasa familiar dengan beberapa tempat yang meski di samarkan ini, di mohon, untuk diam saja, atau merahasiakan semuanya, karena ini sudah menjadi janji penulis dan pemilik cerita.
Replying to @SimpleM81378523
-itu tempat yg paling tua berada, tempat dia yg membutuhkan jaminan tadi) Riski menoleh melihat Koco yg sudah kocar kacir dimana dibelakangnya ada wujud familiar yg Riski kenal, seonggok Pocong dengan kain berwarna hitam legam hanya saja ukurannya tujuh kali manusia normal.
Replying to @SimpleM81378523
Sri menceritakan semuanya kepada Erna, ia lalai dalam menjalankan tugasnya, karena panik, ia membasuh Dela tanpa mengikat tali di kaki dan tanganya terlebih dulu. namun gara-gara itu, Sri menyadari, Santet macam apa, yg memasukkan iblis sekuat itu hanya untuk menghabisi nyawa
Replying to @SimpleM81378523
disalah satu kamar itu, Sri dan yg lain, kaget bukan maen, karena tepat di atas ranjang, ada sebuah peti mati, keranda mayat, di dalamnya, ada seorang gadis yg mungkin masih SMU, masih muda, ia memejamkan matannya, di badannya, ia melihat nanah busuk dan garis lebam hitam, siapa?
Replying to @SimpleM81378523
Sri yg pertama mendengarnya. ia berdiri untuk melihat, dari jauh, sosok hitam muncul dari balik kabut. perawakanya familiar. denah pondok rumah, memang sederhana, dari teras maupun kamar mandi, bisa melihat keseluruhan area sekitar, sehingga, sosok mendekat itu, terlihat jelas
Replying to @SimpleM81378523
tetapi, karena penulis berpikir bahwa cerita ini memiliki banyak pelajaran yang mungkin bisa dipetik terlepas dari pengalaman sang pemilik cerita akhirnya, kami sepakat, bahwa, semua yang berhubungan dengan cerita ini, meliputi nama kampus, fakultas, Desa dan latar cerita,
Replying to @SimpleM81378523
sesuai apa yang Nur katakan. Mobil berhenti di jalur masuk hutan D, menempuh perjalanan 4 sampai 5 jam dari kota S, tanpa terasa hari sudah mulai petang, di tambah area dekat dengan hutan, membuat pandangan mata terbatas, belum sampai disana, gerimis mulai turun. lengkap sudah.
Replying to @SimpleM81378523
"kerjo opo pak nang kene, wong Sri ae mek lulusan SD" (kerja apaan pak disini, lha saya itu cuma lulusan SD) kata Sri sembari menghela nafas. "trus nek awakmu budal, bapak yo'opo to, sopo sing ngerawat ndok" (kalau kamu berangkat, nasib bapak gimana, siapa yg nanti merawat nak)
Replying to @SimpleM81378523
"nang ndi?" (dimana?) "nang kota B, gok deso kabupaten K***li** , akeh proker, tak jamin, nggone cocok gawe KKN" (di kota B, disebuah desa di kabupaten K*******, banyak proker untuk di kerjakan, tempatnya cocok untuk KKN kita) saat itu juga, Widya segera mengajukan prop KKN
Replying to @SimpleM81378523
saling menghormati, saling menjaga satu sama lain, dan senantiasa bersikap layaknya manusia yang beradab. gw simple_Man undur diri, untuk waktu yang tidak di tentukan. (kalau yang bersangkutan memperbolehkan post fotonya, akan gw post kok nanti) sampai jumpa. #bacahorror
Replying to @SimpleM81378523
Widya, begitu anak-anak lain memanggilnya ia tampak begitu gugup, menyepi, menyendiri, sampai panggilan telepon itu membuyarkan lamunanya. "aku wes oleh nggon KKN 'e" (aku sudah dapat tempat untuk KKN) kata di ujung telpon. wajah muram itu, berubah menjadi senyuman penuh harap
Most engaged tweets of SimpleMan
People with Entertainer archetype
stay safe buddies | tinakittenteam@unitedtalent.com | pfp: @lilypichu 💕
B-R サーティワン アイスクリーム株式会社の公式アカウントです。新商品やキャンペーン情報等をお届けしています。担当者が通常業務の合間につぶやいている為、お問い合わせにお答えしきれない事もありますのでご理解ください。 店舗へのご意見については、弊社HP内の「ご意見・お問い合わせ」フォームまでお願いいたします。
EL DÍA MÁS DESPERDICIADO EN LA VIDA ES EL DÍA EN EL CUAL NO NOS HEMOS REÍDO!!!! mi canal YouTube en estado Inconveninete
Contradictoire, depuis 1826. "Le Meilleur du Gorafi", en vente partout à partir du 10/11
Your Demon Queen Sayton 🇵🇷😈@Vshojo | #ironmouseart 💞 ironmousemodelindex.com 💞pfp: @Zmeinir 💞b: @Mao610610610 💌 ironmouse@unitedtalent.com
18 años haciendo periodismo de espectáculos... 🎭 🎬 📺 🎙
iG : mininow_ ✨support 020306214444 ออมสิน(GSB)🌟ซื้อรูปแอดไลน์ (@)663xuypb
Accommodator/Apologist/Passive Aggressor
Explore Related Archetypes
If you enjoy the entertainer profiles, you might also like these personality types:










































